Cara Cepat Hamil



http://www.bonusfantastic.com/ggjk.gif

GOOD JOBs

Jumat, 09 November 2012

Gangguan Kelopak & Kelenjar Mata



14. Tumor Kelopak Mata 
15. Dakriosistitis (Infeksi Kantong Air Mata) 
16. Hordeolum (Stye) 
17. Kalazion 
18. Entropion dan Ektropion 
19. Blefaritis 
20. Dakriostenosis 
21. Pembengkakan Kelopak Mata 
22. Trichiasis 
23. Canaliculitis 

Tumor Kelopak Mata

Tumor dan kanker bisa tumbuh di kelopak mata.
Salah satu jennis tumor jinak yang paling sering ditemukan di kelopak mata adalah xantelasma, yang merupakan pertumbuhan mendatar berwarna putih-kuning, yang terdiri dari lemak.

Xantelasma tidak perlu dibuang kecuali jika penderita merasa penampilannya terganggu.
Xantelasma bisa menunjukkan adanya peningkatan kadar kolesterol (terutama pada orang muda).

Kanker jenis karsinoma sel skuamosa dan karsinoma sel basal uga bisa tumbuh pada kelopak mata.

Jika setelah beberapa minggu suatu pertumbuhan di kelopak mata tidak menghilang, maka dilakukan biopsi dan biasanya dilakukan pembedahan untuk mengangkatnya.
 
 

Dakriosistitis (Infeksi Kantong Air Mata)

Dakriosistitis adalah suatu infeksi pada kantong air mata (sakus lakrimalis).

PENYEBAB
Dakriosistitis biasanya terjadi akibat penyumbatan pada duktus nasolakrimalis (saluran yang mengalirkan air mata ke hidung).

GEJALA
Infeksi menyebabkan nyeri di daerah sekitar kantong air mata yang tampak merah dan membengkak.

Mata menjadi merah dan berair serta mengeluarkan nanah.
Jika kantong air mata ditekan secara perlahan, akan keluar nanah dari lubang di sudut mata sebelah dalam (dekat hidung).

Penderita juga mengalami demam.

Jika infeksi yang ringan atau berulang berlangsung lama maka sebagian besar gejala mungkin menghilang hanya pembengkakan ringan yang menetap.

Kadang infeksi menyebabkan tertahannya air mata di dalam kantong air mata sehingga terbentuk kantong yang berisi cairan (mukokel di bawah kulit.

Infeksi berulang bisa menyebabkan penebalan dan kemerahan diatas kantong air mata.
Bisa terbentuk kantong nanah (abses) yang kemudian pecah dan mengeluarkan nanahnya.

DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik.

PENGOBATAN
Infeksi diobati dengan antibiotik per-oral (melalui mulut) atau intravena (melalui pembuluh darah).
Daerah kantong air mata juga boleh dikompres hangat.

Jika terbentuk abses, dilakukan pembedahan untuk membuka dan membuang nanahnya.
Untuk infeksi menahun, penyumbatan duktus nasolakrimalis bisa dibuka dengan bantuan jarum atau melalui pembedahan.
 
 
 

Hordeolum (Stye)

Hordeolum (Stye) adalah suatu infeksi pada satu atau beberapa kelenjar d
PENYEBAB
Hordeolum adalah infeksi akut pada kelenjar minyak di dalam kelopak mata yang disebabkani tepi atau di bawah kelopak mata.

Bisa terbentuk lebih dari 1 hordeolum pada saat yang bersamaan.
Hordeolum biasanya timbul dalam beberapa hari dan bisa sembuh secara spontan.
oleh bakteri dari kulit (biasanya disebabkan oleh bakteri stafilokokus).
Hordeolum sama dengan jerawat pada kulit.

Hordeolum kadang timbul bersamaan dengan atau sesudah blefaritis.
Hordeolum bisa timbul secara berulang.

GEJALA
Hordeolum biasanya berawal sebagai kemerahan, nyeri bila ditekan dan nyeri pada tepi kelopak mata.
Mata mungkin berair, peka terhadap cahaya terang dan penderita merasa ada sesuatu di matanya.

Biasanya hanya sebagian kecil daerah kelopak yang membengkak, meskipun kadang seluruh kelopak membengkak.
Di tengah daerah yang membengkak seringkali terlihat bintik kecil yang berwarna kekuningan.

Bisa terbentuk abses (kantong nanah) yang cenderung pecah dan melepaskan sejumlah nanah.



DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik.

PENGOBATAN
Hordeolum bisa diobati dengan kompres hangat selama 10 menit sebanyak 4 kali/hari.
Jangan mencoba memecahkan hordeolum, biarkan pecah sendiri.

Krim antibiotik kadang digunakan untuk hordeolum yang berulang atau menetap (yang disebabkan oleh bakteri).

Hordeolum interna adalah hordeolum yang terbentuk pada kelenjar yang lebih dalam. Gejalanya lebih berat dan jarang pecah sendiri, karena itu biasanya dokter akan menyayatnya supaya nanah keluar.

PENCEGAHAN
Selalu mencuci tangan terlebih dahulu sebelum menyentuh kulit di sekitar mata.

Bersihkan minyak yang berlebihan di tepi kelopak mata secara perlahan.
 
 
 

Kalazion

Kalazion adalah sebuah massa kecil di dalam kelopak mata yang disebabkan oleh penyumbatan kelenjar minyak yang kecil di dalam kelopak mata.

PENYEBAB
Kalazion tumbuh di dalam kelenjar Meibom pada kelopak mata.
Hal ini terjadi akibat penyumbatan pada saluran kelenjar Meibom.
Kelenjar Meibom adalah kelenjar sebasea, yang menghasilkan minyak yang membentuk permukaan selaput air mata.

GEJALA
Pada awalnya, kalazion tampak dan terasa seperti hordeolum, kelopak mata membengkak, nyeri dan mengalami iritasi.
Beberapa hari kemudian gejala tersebut menghilang dan meninggalkan pembengkakan bundar tanpa rasa nyeri pada kelopak mata dan tumbuh secara perlahan.
Di bawah kelopak mata terbentuk daerah kemerahan atau abu-abu.

DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan kelopak mata.

Kadang saluran kelenjar Meibom bisa tersumbat oleh suatu kanker kulit; untuk memastikan hal ini maka perlu dilakukan biopsi.

PENGOBATAN
Pengobatan utama adalah kompres hangat selama 10-15 menit, minimal 4 kali/hari.
Pengompresan akan melunakkan minyak yang mengeras yang menyumbat saluran dan mempermudah pengaliran serta penyembuhan.

Kalazia seringkali menghilang tanpa pengobatan dalam waktu 1 bulan.
Jika kalazion terus membesar mungkin perlu diangkat melalui pembedahan. Pembedahan biasanya dilakukan dari bawah kelopak mata untuk menghindari pembentukan jaringan parut di kulit.
Obat tetes mata yang mengandung antibiotik biasanya digunakan beberapa hari sebelum dan sesudah pengangkatan kalazion.
 
 

Entropion dan Ektropion

Entropion adalah suatu keadaan dimana kelopak dan bulu mata bagian bawah membalik ke dalam ke arah bola mata.
Ektropion adalah suatu keadaan dimana kelopak dan bulu mata bagian bawah membalik ke arah luar.

PENYEBAB
Kebanyakan kasus entropion terjadi karena pengenduran jaringan kelopak mata sebagai akibat proses penuaan.
Beberapa kasus terjadi karena pembentukan jaringan parut pada permukaan dalam kelopak mata akibat luka bakar kimia dan panas, peradangan atau reaksi alergi.
Kadang entropion merupakan bawaan lahir karena kelopak mata tidak terbentuk secara sempurna.

Kebanyakan kasus ektropion terjadi akibat pengenduran jaringan kelopak mata akibat penuaan.
Beberapa kasus terjadi karena adanya jaringan parut pada kelopak mata akibat luka bakar kimia maupun panas, truma, kanker kulit atau pembedahan kelopak mata.
Kadang ektropion merupakan bawaan lahir akibat pembentukan kelopak mata yang tidak sempurna.

GEJALA
Entropion adalah suatu keadaan dimana kelopak dan bulu mata bagian bawah membalik ke dalam ke arah bola mata.
Ektropion adalah suatu keadaan dimana kelopak dan bulu mata bagian bawah membalik ke arah luar.



DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan kelopak mata.

PENGOBATAN
Entropion dan ektropion harus diperbaiki melalui pembedahan sebelum gesekan kelopak dan bulu mata menyebabkan kerusakan kornea.
Pembedahan biasanya dilakukan dengan bius lokal dan penderita tidak perlu dirawat.
Dilakukan pengencangan kelopak mata.
Setelah pembedahan, mata ditutup selama 24 jam dan diberi salep antibiotik selama sekitar 1 minggu.
 
 
 

Blefaritis

Blefaritis adalah suatu peradangan pada kelopak mata.

Blefaritis ditandai dengan pembentukan minyak berlebihan di dalam kelenjar di dekat kelopak mata yang merupakan lingkungan yang disukai oleh bakteri yang dalam keadaan normal ditemukan di kulit.

PENYEBAB
Terdapat 2 jenis blefaritis:
# Blefaritis anterior : mengenai kelopak mata bagian luar depan (tempat melekatnya bulu mata).
Penyebabnya adalah bakteri stafilokokus dan ketombe pada kulit kepala.
# Blefaritis posterior ; mengenai kelopak mata bagian dalam (bagian kelopak mata yang lembab, yang bersentuhan dengan mata).
Penyebabnya adalah kelainan pada kelenjar minyak.
2 penyakit kulit yang bisa menyebabkan blefaritis posterior adalah rosasea dan ketombe pada kulit kepala (dermatitis seboreik).

Alergi atau infestasi kutu pada bulu mata juga bisa menyebabkan blefaritis.

GEJALA
Blefaritis menyebabkan kemerahan dan penebalan, bisa juga terbentuk sisik dan keropeng atau luka terbuka yang dangkal pada kelopak mata.

Blefaritis bisa menyebabkan penderita merasa ada sesuatu di matanya.
Mata dan kelopak mata terasa gatal, panas dan menjadi merah.

Bisa terjadi pembengkakan kelopak mata dan beberapa helai bulu mata rontok.
Mata menjadi merah, berair dan peka terhadap cahaya terang.

Bisa terbentuk keropeng yang melekat erat pada tepi kelopak mata; jika keropeng dilepaskan, bisa terjadi perdarahan.
Selama tidur, sekresi mata mengering sehingga ketika bangun kelopak mata sukar dibuka.

DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan kelopak mata.

PENGOBATAN
Pengobatan utama adalah membersihkan pinggiran kelopak mata untuk mengangkat minyak yang merupakan makanan bagi bakteri.
Bisa digunakan sampo bayi atau pembersih khusus.

Untuk membantu membasmi bakteri kadang diberikan salep antibiotik (misalnya eritromisin atau sulfacetamide) atau antibiotik per-oral (misalnya tetracycline).

Jika terdapat dermatitis seboroik, harus diobati.
Jika terdapat kutu, bisa dihilangkan dengan mengoleskan jeli petroleum pada dasar bulu mata. 
 
 

Dakriostenosis

Dakriostenosis adalah penyumbatan duktus nasolakrimalis (saluran yang mengalirkan air mata ke hidung).

PENYEBAB
Dalam keadaan normal, air mata dari permukaan mata dialirkan ke dalam hidung melalui duktus nasolakrimalis.
Jika saluran ini tersumbat, air mata akan menumpuk dan mengalir secara berlebihan ke pipi.

Penyumbatan duktus nasolakrimalis (dakriostenosis) bisa terjadi akibat:
# Gangguan perkembangan sistem nasolakrimalis pada saat lahir
# Infeksi hidung menahun
# Infeksi mata yang berat atau berulang
# Patah tulang (fraktur) hidung atau wajah
# Tumor.
Penyumbatan bisa bersifat parsial (sebagian) atau total.

GEJALA
Penyumbatan karena tidak sempurnanya sistem nasolakrimalis biasanya menyebabkan pengaliran air mata yang berlebihan ke pipi (epifora) dari salah satu ataupun kedua mata (lebih jarang) pada bayi berumur 3-12 minggu.
Penyumbatan ini biasanya akan menghilang dengan sendirinya pada usia 6 bulan, sejalan dengan perkembangan sistem nasolakrimalis.


DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik.

Pemeriksaan penunjang lainnya adalah:
# Pemeriksaan hidung bagian dalam
# Pewarnaan mata dengan zat fluoresensi untuk menilai pengaliran air mata
# Sinar X khusus untuk menilai duktus nasolakrimalis.

PENGOBATAN
Jika penyumbatannya parsial, bisa dilakukan pemijatan pada daerah kantong air mata sebanyak beberapa kali/hari.

Jika terjadi peradangan pada konjungtiva (konjungtivitis) diberikan obat tetes mata yang mengandung antibiotik.

Jika penyumbatan tetap terjadi biasanya saluran harus dibuka dengan bantuan jarum kecil yang dimasukkan melalui lubang saluran di sudut kelopak mata.

Pada penderita dewasa dilakukan pembedahan untuk membuka kembali saluran air mata (dakriosistorinostomi).

PENCEGAHAN
Pengobatan yang adekuat terhadap infeksi hidung dan mata bisa mengurangi resiko terjadinya dakriostenosis.
 
 

Pembengkakan Kelopak Mata

Apapun yang mengiritasi mata juga dapat mengiritasi kelopak mata dan menyebabkan pembengkakan (edema).

PENYEBAB
Iritan yang paling sering ditemukan adalah alergi, yang dapat menyebabkan salah satu atau kedua kelopak berkerut dan bengkak.
Reaksi alergi bisa disebabkan oleh:
- obat yang masuk ke dalam mata seperti tetes mata
- obat lain atau kosmetik
- serbuk sari atau partikel lain di udara.

Pembengkakan kelopak mata juga bisa terjadi akibat:
# Sengatan atau gigitan serangga
# Infeksi bakteri, virus atau jamur.

GEJALA
Kelopak mata tampak membengkak.

DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksan fisik.
test

PENGOBATAN
Menghilangkan penyebab pembengkakan dan kompres dingin bisa mengurangi pembengkakan.

Jika penyebabnya alergi, untuk mengurangi pembengkakan sebaiknya menghindari alergen (zat yang menyebabkan alergi).

Jika suatu benda asing (misalnya duri serangga) tersangkut di dalam kelopak mata, harus segera diangkat.
 
 

Trichiasis

Trichiasis adalah kelainan tumbuh pada bulu mata, yang bergesekan dengan bola mata, pada seseorang yang tidak mengalami entropion.

Penyebab trichiasis biasanya tidak diketahui. Mata menjadi merah dan pedih, terasa ada benda asing, dan terjadi sobekan dan peka dan kadangkala terasa sakit ketika terkena sinar matahari langsung. Jika keadaan ini berlangsung lama, bisa mengakibatkan luka parut. Seorang dokter mendasari diagnosa pada gejala-gejala dan pemeriksaan. Trichiasis berbeda dengan entropion bila posisi kelopak mata adalah normal. Seorang dokter mata bisa mengangkat bulu mata dengan forceps. Jika bulu mata kembali tumbuh, cara lain bisa digunakan untuk mengangkatnya, seperti elektrolisis atau cryosurgery (menggunakan dingin yang ekstrem untuk menghancurkan folikel rambut).
 
 
 
 

Canaliculitis

Canaliculitis adalah infeksi lacrimal canaliculus, yang juga disebut duktus lacrimal.

Canaliculitis mungkin menyebabkan mengeluarkan air mata, kotoran, mata merah, dan sedikit sembab. Mata merah dan sembablebih sering terjadi pada sebelah mata dekat hidung. Gejala bisa menyerupai dacryocystitis. Seorang dokter mata (seorang dokter dan ahli bedah yang berspesialisasi dalam diagnosa dan pengobatan penyakit mata) seringkali mengirigasi duktus yang tertular dengan larutan antibiotik. Orang kemudian sebaiknya memakai kompres hangat dan memakai antibiotika tetes mata penggunaan. Kadang-kadang, infeksi memerlukan tindakan operasi.


Memakai obat tetes dan salep mata

 
Orang yang mengunakan tetes atau salep mata sebaiknya menengadah. Dengan telunjuk bersih, kelopak mata ditarik ke bawah dengan lembut membentuk kantong. Tetes mata kemudian diteteskan ke dalam kantong, tidak langsung ke atas mata. Kalau memakai salep mata, sedikit salep ditempatkan di kantong. Berkedip menyebarkan tetes atau salep ke seluruh mata.
 
 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar